kedaihitamputih

..

Monday, April 20, 2015

Buku: Atas Nama Malam

Buku: Atas Nama Malam

Penulis: Seno Gumira Ajidarma

Harga: RM 23

Bahasa: Indonesia

Halaman: 100 muka surat

Kumpulan Cerpen


Sebagian besar cerita dalam buku ini berkisah tentang orang-orang malam: kehidupan dan percintaan yang berlangsung di malam hari. Apakah hidup memang menjadi lain pada waktu malam? Apakah malam hanya berarti gelap atau merupakan suatu makna? Buku ini tidak hanya berkisah tentang cinta, tetapi sisi gelap dalam kehidupan manusia yang selalu mempunyai rahasia. Gelap tidak selalu berarti jahat, gelap adalah gelap, di mana segala sesuatu hanya nampak remang-remang. Penulis mendapat SEA Write Award 1997 dari Kerajaan Thailand. Penghargaan Penulisan Karya Sastra 1997 (Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi) dan Hadiah Sastra 1997.

Sunday, April 5, 2015

Buku: Aku Ingin Jadi Peluru




Buku: Aku Ingin Jadi Peluru 

Penerbit: Kedai Hitam Putih x Obscura

Harga: RM 25

Halaman: 200 muka surat

Kandungan:

Wiji oleh Hafiz Hamzah

Catatan Sipon

Catatan Wiji Thukul

Puisi;
Satu: Lingkungan Kita Si Mulut Besar
Dua: Kita Rakyat Pergi
Tiga: Darman dan Lain-Lain
Empat: Puisi Pelo
Lima: Baju Loak Sobek Pundaknya

Wiji Thukul oleh Munir SH

Seniman Harus Memperjuangkan Gagasannya –Wawancara Wiji Thukul

Tentang Wiji Thukul

Wednesday, April 1, 2015

Buku: Rumah Kaca

Buku: Rumah Kaca

Penulis: Pramoedya Ananta Toer

Harga: RM 48

Bahasa: Indonesia


Rumah Kaca, memperlihatkan usaha kolonial memukul semua kegiatan kaum pergerakan dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip adalah mata radar Hindia yang ditaruh di mana-mana untuk merekam apa pun yang digiatkan aktivis pergerakan itu. Pram dengan cerdas mengistilahkan politik arsip itu sebagai kegiatan pe-rumahkaca-an. 

Tuesday, March 31, 2015

Buku: Jejak Langkah

Buku: Jejak Langkah

Penulis: Pramoedya Ananta Toer

Harga: RM 48

Bahasa: Indonesia


Minke memobilasi segala daya untuk melawan bercokolnya kekuasaan Hindia yang sudah berabad-abad umurnya. Namun Minke tak pilih perlawanan bersenjata. Ia memilih jalan jurnalistik dengan membuat sebanyak-banyaknya bacaan Pribumi. Yang paling terkenal tentu saja Medan Prijaji. Dengan koran ini, Minke berseru-seru kepada rakyat Pribumi tiga hal: meningkatkan boikot, berorganisasi dan menghapuskan kebudayaan feodalistik. Sekaligus lewat langkah jurnalistik, Minke berseru-seru: “Didiklah rakyat dengan organisasi dan didiklah penguasa dengan perlawanan”.

Sunday, March 22, 2015

Buku: Revolusi Permanen. Teori Revolusi Sosialis untuk Dunia Ketiga

HABIS!!
Buku: Revolusi Permanen. Teori Revolusi Sosialis untuk Dunia Ketiga

Penulis: Leon Trotsky

Penerjemah: Ted Sprague

Harga: RM 30

Bahasa: Indonesia

Halaman: 362 muka surat

Daftar Isi:

Sekapur Sirih dari Penerjemah untuk Edisi Kedua
Hidup itu Indah: Biografi Singkat Leon Trotsky
Pengantar untuk Revolusi Permanen Edisi Bahasa Indonesia

HASIL DAN PROSPEK
Pendahuluan untuk Edisi Tahun 1919
Kata Pengantar

I. Keunikan Perkembangan Sejarah Russia
II. Kota-kota dan Ibu Kota
III. 1789-1848-1905
IV. Revolusi dan Kelas Proletar
V. Kaum Proletar Berkuasa dan Kaum Tani
VI. Rejim Proletar
VII. Syarat-syarat Sosialisme
VIII. Sebuah Pemerintahan Buruh di Rusia dan Sosialisme
IX. Eropa dan Revolusi
X. Perjuangan Merebut Kekuasaan

REVOLUSI PERMANEN
Pendahuluan untuk Edisi Pertama Rusia (diterbitkan di Berlin)
Pendahuluan untuk Edisi Jerman

I. Motivasi dan Tujuan Karya Ini
II. Revolusi Permanen Bukanlah Sebuah “Lompatan” oleh Proletar
III. Tiga Elemen “Kediktatoran Demokratik”: Kelas-kelas, Tugas-tugas dan Mekanika Politik
IV. Seperti Apa Teori Revolusi Permanen dalam Praktek?
V. Apakah “Kediktatoran Demokratik” Telah Tercapai di Negeri Kita? Jika Sudah, Kapan?
VI. Mengenai Melompati Tahapan-tahapan Sejarah
VII. Apa Arti Slogan Kediktatoran Demokratik Saat ini untuk Negeri-negeri Timur?
VIII. Dari Marxism eke Pasifisme
IX. Epilog

X. Apa itu Revolusi Permanen? Postulat-postulat Dasar

Saturday, March 14, 2015

Akan Terbit!! Aku Ingin Jadi Peluru

Akan Terbit;

Buku: Aku Ingin Jadi Peluru

Penulis: Wiji Thukul

Saturday, March 7, 2015

Buku: Dr. Burhanuddin Putera Setia Melayu Raya

Buku: Dr. Burhanuddin Putera Setia Melayu Raya

Penulis: Ahmad Boestamam

Harga: RM 20

Halaman: 79 mukasurat

Isinya:
i.                    Pra-Kata
ii.                 Pembela Islam yang Paling Tenang
iii.               Seorang Tokoh yang Paling Demokratis
iv.                Hati yang Keras Dalam Perwatakan yang Lemah Lembut
v.                  Lurus dan Jujur – ‘Kelemahan’ Dr. Burhanuddin
vi.                Seorang Pemimpin yang Tak Kenal Angkuh
vii.             Peranan Dr. Burhanuddin Dalam Penubuhan Partai Rakyat Malaya
viii.           Pemimpin yang Sukar Tersinggung oleh Chabaran Kawan
ix.                Mengetuai ‘PAS’ dengan Restu ‘PRM’
x.                  Pertermuan Terakhir dengan Dr. Burhanuddian
xi.                Putera Terbesar Tanahair


(buku versi cetakan baru seperti cetakan asal)

Buku: Realisme Sosialis dan Sastra Indonesia

Buku: Realisme Sosialis dan Sastra Indonesia

Penulis: Pramoedya Ananta Toer

Harga: RM 19

Bahasa: Indonesia

Halaman: 209 muka surat

Daftar Isi:

BAGIAN PERTAMA
I. Pengantar
A. Realisme-Sosialis sebagai Bagian dari Perjuangan Politik
B. Tentang Istilah Realisme-Sosialis

II. Pendasaran Realisme-Sosialis
A. Tentang Humanisme-Borjuis yang Ditolak
B.  Tentang Humanisme-Proletar

III. Timbulnya Istilah Realisme-Sosialis
IV. Watak Realisme-Sosialis

V.  Kemungkinan Baru bagi Umat Manusia dalam Realisme-Sosialis
A. Nasion Muda dan Warisan Penjajahan
B. Revolusi yang Disurutkan oleh Mabuk Kemenangan
C. Pandangan Sosial yang Struktural dan Fundamental  dalam Memahami Kompleksitas-Sosial

BAGIAN KETIGA
Perkembangan Realisme-Sosialis di Indonesia
I. Pengantar
A. Realisme-Sosialis Sporadik dalam Klasifikasi Sastra Sosialis
B. Mas Marco sebagai Pengarang Realisme-Sosialis Taraf Pertama

II. Unsur-unsur Setempat Realisme-Sosialis di Indonesia
A. Romantisme-Patriotik
B.  Realisme-Kreatif/Realisme-Revolusioner

III. Sastra Realisme-Sosialis Tingkat Pertama dan Kekeliruannya.

IV.  Surutnya Realisme-Sosialis di Indonesia
A. Patahnya Pemberontakan 1926, Likuidasi atas PKI, Usaha Likuidasi atas PNI (1929)
B. Salah Asuhan sebagai Voorschot Kompromial-Unilateral Hindia Belanda
C. Sastra Tigapuluhan yang Lunak
    I.  Humanisme-Universal dan Kelahiran Kembali Realisme-Sosialis
     A. Humanisme-Universal: Politik Etik Hindia Belanda dalam Jubah Baru
     B.  Avant-Gradisme: Humanisme-Universal via “Gelanggang”
     C.  Lekra Berdiri sebagai Sumber Realisme-Sosialis
   II. Cara-cara Menguasai Metode Realisme-Sosialis secara Massal
    A. Organisasi
    B. Memperbaja Diri dalam Gerakan Massa

  VI. Karya Sastra yang Telah Ada dalam Pertimbangan
   A. Periode Sastra Asimilatif
   B. Periode Sastra Gatra
   C. Periode Sastra Formalis
   D. Sastra Nasionalis dalam Periode Sastra Formalis
   E. Periode Pujangga Baru
   F. Periode “Jarak dan Kapas”
  G. Periode Sastra Borjuis-Patriotik
  H. Sastra Borjuis-Dekaden
  I.  Realisme-Sosialis

VII.           Penutup